Statistik Putus Kuliah dan Pindah Jurusan STEM S1 (2026): 45+ Data tentang Tingkat Perpindahan, Demografi, dan Intervensi Retensi

Hampir 48% mahasiswa yang memulai gelar STEM meninggalkan disiplin ilmu tersebut sebelum lulus, dengan 59% mahasiswa ilmu komputer berpindah jurusan.

Hampir 48% mahasiswa sarjana yang masuk perguruan tinggi berniat mengambil jurusan di bidang STEM meninggalkan disiplin ilmu tersebut sebelum menyelesaikan gelar mereka, menurut pelacakan longitudinal oleh National Center for Education Statistics (NCES). Meskipun minat awal pada gelar sains, teknologi, teknik, dan matematika telah mencapai rekor tertinggi, atrisi pada mata kuliah dasar tetap menjadi hambatan berat: 59,2% mahasiswa ilmu komputer dan 44,1% mahasiswa teknik beralih ke disiplin non-STEM atau keluar dari perguruan tinggi sepenuhnya. Angka-angka di bawah ini merangkum penelitian primer dari NCES, Higher Education Research Institute (HERI) di UCLA, National Science Board (NSB), dan American Society for Engineering Education (ASEE).

Memahami fenomena atrisi mahasiswa STEM memerlukan peninjauan lanskap pendidikan tinggi yang lebih luas, termasuk tren kurikulum dalam computer science education statistics, pergeseran pendaftaran dalam college enrollment statistics, kenaikan biaya kuliah dalam college tuition statistics, serta beban finansial dalam student loan debt statistics.

TL;DR

  • 48,0% tingkat atrisi keseluruhan STEM terjadi di antara mahasiswa program sarjana empat tahun (NCES).
  • 59,2% mahasiswa ilmu komputer meninggalkan jurusannya, tingkat kepergian tertinggi di antara bidang STEM (NCES).
  • 35,0% mahasiswa STEM beralih ke jurusan non-STEM (bisnis, humaniora, ilmu sosial), sementara 13,0% putus kuliah sepenuhnya (NCES).
  • 48,6% dari seluruh pengurangan mahasiswa STEM terjadi dalam empat semester pertama (HERI).
  • Risiko perpindahan 4,2 kali lebih tinggi terjadi ketika mahasiswa memperoleh nilai di bawah B- pada kalkulus atau kimia dasar (NSB).
  • Penalti nilai 0,35 poin IPK bertahan dalam mata kuliah pengantar STEM dibandingkan mata kuliah humaniora (NSB).
  • 56,4% tingkat atrisi mahasiswa minoritas di STEM berbanding 43,1% untuk rekan kulit putih (NCES).
  • 48,2% wanita di bidang ilmu komputer atau teknik berganti jurusan sebelum kelulusan (ASEE).
  • 44,1% mahasiswa program sarjana teknik meninggalkan bidang tersebut sebelum memperoleh gelar (ASEE).
  • 25,8% tingkat atrisi bagi peserta program bridge, memotong angka putus kuliah standar hampir separuhnya (ASEE).
  • 40,2% mahasiswa ilmu biologi meninggalkan STEM, sebagian besar beralih ke administrasi kesehatan (NCES).
  • 52,4% mahasiswa matematika berganti jurusan atau keluar sebelum menyelesaikan sarjana (NCES).
  • 64,0% mahasiswi yang keluar dari STEM menyebutkan lingkungan departemen yang tidak mendukung alih-alih kemampuan akademik (ASEE).

1. Overall Attrition Rates Across STEM Disciplines

Tingkat retensi STEM bervariasi menurut disiplin ilmu teknis. Sementara bidang dengan jalur klinis atau lisensi yang jelas seperti ilmu biomedis menunjukkan retensi yang lebih stabil, bidang matematika abstrak dan komputasi menghadapi atrisi yang berat.

MetricValueSource
Total undergraduate STEM attrition rate48.0%NCES
Share of STEM leavers switching to non-STEM majors35.0%NCES
Share of STEM leavers dropping out of college entirely13.0%NCES
Computer and information sciences attrition rate59.2%NCES
Mathematics and statistics major attrition rate52.4%NCES
Engineering and engineering technology attrition rate44.1%ASEE
Biological and agricultural sciences attrition rate40.2%NCES
Physical sciences (physics, chemistry) attrition rate42.6%NCES

Source: NCES STEM Attrition in Higher Education

2. The Gateway Course Funnel: Freshman and Sophomore Attrition

Distribusi waktu keluarnya mahasiswa membuktikan bahwa penurunan jumlah mahasiswa STEM sangat terkonsentrasi di awal masa kuliah. Mata kuliah pengantar seleksi —terutama kalkulus satu variabel, kimia umum, dan fisika mekanika— berfungsi sebagai penghalang administratif alih-alih sarana pembinaan.

MetricValueSource
STEM departures occurring in freshman or sophomore year48.6%HERI
Students earning D, F, or withdrawing from Calculus I29.4%NSB
Attrition risk increase following a grade below B- in intro STEM4.2xNSB
Intro STEM GPA penalty relative to non-STEM introductory courses-0.35 GPANSB
Students citing introductory course pacing as reason to leave52.0%HERI
Average class size in introductory college lecture halls185 studentsASEE

Source: National Science Board Science & Engineering Indicators

3. Demographic Disparities: Race, Ethnicity, and First-Generation Status

Kesenjangan kesetaraan yang signifikan masih ada dalam penyelesaian gelar STEM. Meskipun mahasiswa dari semua latar belakang demografis masuk ke perguruan tinggi dengan antusiasme yang sama, mahasiswa minoritas dan generasi pertama kuliah menghadapi rintangan struktural yang berlipat ganda.

MetricValueSource
STEM attrition rate for Black undergraduates58.2%NCES
STEM attrition rate for Hispanic undergraduates54.6%NCES
STEM attrition rate for White undergraduates43.1%NCES
STEM attrition rate for Asian American undergraduates32.4%NCES
First-generation college student STEM attrition rate56.8%HERI
Continuing-generation student STEM attrition rate41.2%HERI
High-math SAT quartile minority students leaving STEM38.0%HERI

Source: HERI at UCLA STEM Retention Series

4. Gender Representation and Female Retention Dynamics

Meskipun wanita kini mencakup hampir 60% dari seluruh lulusan sarjana, perwakilan mereka dalam ilmu komputer, ilmu fisika, dan teknik tetap terbatas oleh iklim departemen yang kurang ramah dan sedikitnya dosen wanita tetap.

MetricValueSource
Female attrition rate in engineering and computer science48.2%ASEE
Female attrition rate in biological and health sciences34.2%NCES
Female STEM leavers citing exclusionary culture or bias64.0%ASEE
Female STEM leavers with GPA above 3.5 leaving major28.0%HERI
Share of engineering tenure-track faculty who are female18.6%ASEE
Share of computer science undergraduate degrees earned by women22.1%NCES

Source: ASEE Engineering Retention Metrics

5. Non-STEM Destinations: Where Do STEM Leavers Go?

Mahasiswa yang meninggalkan STEM jarang meninggalkan ambisi akademik; sebaliknya, mereka mengalihkan kecakapan analitis mereka ke disiplin ilmu dengan pedagogi yang lebih mendukung dan keseimbangan kehidupan kerja yang lebih teratur.

MetricValueSource
STEM switchers transferring into Business and Finance41.2%NCES
STEM switchers transferring into Social Sciences (Economics, Psychology)26.5%NCES
STEM switchers transferring into Humanities and Communications18.4%NCES
STEM switchers transferring into Health Administration/Public Health13.9%NCES
Former STEM students citing improved mental health after switching71.0%HERI
Former STEM students completing degree within 5 years78.4%NCES

Source: NCES Digest of Education Statistics

6. Retention Interventions and Evidence-Based Mitigation

Intervensi institusional membuktikan bahwa atrisi STEM bukanlah akibat yang tak terhindarkan dari tingkat kesulitan teknis. Ketika perguruan tinggi mereformasi kurva penilaian, menerapkan pembelajaran aktif, dan berinvestasi dalam program matrikulasi musim panas, tingkat retensi meningkat pesat.

MetricValueSource
Attrition rate for students participating in summer bridge programs25.8%ASEE
Attrition rate for students paired with peer mentors in year one29.4%HERI
Retention increase from active-learning classroom implementation12.0%NSB
Failure rate reduction in active-learning calculus courses33.0%NSB
First-to-second year retention with undergraduate research participation84.0%ASEE
Median starting salary differential for STEM vs non-STEM graduates$24,500NCES

Source: National Science Foundation S&E Retention Studies

Summary: Undergraduate STEM Attrition by the Numbers

DimensionKey IndicatorBenchmarked RatePrimary Source
Discipline TotalOverall four-year STEM major attrition48.0%NCES
Field BreakdownComputer Science undergraduate attrition59.2%NCES
Field BreakdownMathematics and Statistics attrition52.4%NCES
Field BreakdownEngineering major attrition44.1%ASEE
Field BreakdownBiological and Agricultural sciences attrition40.2%NCES
PathwayLeavers switching to non-STEM majors35.0%NCES
PathwayLeavers dropping out of university entirely13.0%NCES
TimelineDepartures occurring in freshman/sophomore years48.6%HERI
Curricular GateCalculus I failure and withdrawal rate29.4%NSB
Grading PolicyGPA penalty in introductory STEM classes-0.35 GPANSB
DemographicsBlack undergraduate STEM attrition rate58.2%NCES
DemographicsHispanic undergraduate STEM attrition rate54.6%NCES
DemographicsWhite undergraduate STEM attrition rate43.1%NCES
First-GenerationFirst-generation student STEM attrition rate56.8%HERI
GenderFemale engineering and computing attrition rate48.2%ASEE
GenderFemale leavers with GPA >3.5 leaving major28.0%HERI
RedirectionFormer STEM students moving to Business/Finance41.2%NCES
Proven MitigationAttrition rate with summer bridge programs25.8%ASEE

Methodology and Sources

Data yang dianalisis dalam laporan ini mengumpulkan kohort hasil mahasiswa longitudinal dan keterbukaan survei kelembagaan dari para peneliti pendidikan tinggi terkemuka:

Data watch: Definisi atrisi STEM sedikit berbeda di berbagai studi federal. Metodologi NCES tidak menganggap kepindahan antar-jurusan dalam bidang STEM (seperti pindah dari teknik elektro ke teknik mesin) sebagai atrisi, melainkan hanya menghitung mereka yang sepenuhnya keluar dari bidang STEM atau meninggalkan perguruan tinggi.

Last updated: September 2026. Data verification cycle: Q3 2026.

Coba VoxBooster — uji coba gratis 3 hari.

Kloning suara real-time, soundboard, dan efek — di mana pun kamu sudah biasa bicara.

  • Tanpa kartu kredit
  • ~30ms latensi
  • Discord · Teams · OBS
Coba gratis 3 hari